Bahas Penguatan Sinergi Pengelolaan Beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri, Kementerian Agama Gelar Rakor

Bali (31/8)- Dalam rangka meningkatkan tata kelola program beasiswa tenaga pendidik dan Kependidikan PTKIN, Kementerian Agama melalui Project Management Unit (PMU) 5000 Doktor luar negeri menyelenggarakan rapat koordinasi pada tanggal 29-31 Agustus 2019 di Sakala Hotel, Bali. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI, Prof Dr. Phil Kamaruddin Amin MA, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Arskal Salim, MA dan Rektor/ Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia. Rapat Koordinasi ini selain menjaring masukan dari para pimpinan PTKIN, juga bertujuan untuk memetakan kebutuhan real tenaga pendidik dan kependidikan berdasarkan need assessment masing masing PTKIN. Selain itu, Rapat Koordinasi ini juga meneguhkan kembali komitmen berbagai unit terkait pengelolaan beasiswa 5000 doktor luar negeri untuk bersinergi demi menguatkan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan PTKIN.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, menyampaikan pentingnya keberlangsungan program 5000 Doktor Luar Negeri yang tepat sasaran. Artinya, para penerima beasiswa yang akan dikirim untuk menempuh studi doktor di luar negeri harus disesuaikan dengan kebutuhan keahlian bidang studi yang ada di PTKI. Dosen dan tenaga kependidikan yang akan menerima bantuan program 5000 Doktor Luar Negeri ini juga harus disesuaikan dengan peta kebutuhan secara nasional.

Sejalan dengan Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, MA selaku Direktur PTKI pada kesempatan yang sama juga menekankan pentingnya peta kebutuhan dosen yang dihasilkan dari sinergi dan integrasi data masing masing PTKI dengan pangkalan data pendidikan tinggi (Forlap Dikti) dan pengelola beasiswa. Dengan demikian peta kebutuhan ini, diharapkan dapat mengisi gap antara kebutuhan real di PTKI dan bidang keahlian dari calon penerima beasiswa yang akan disekolahkan pada jenjang Doktor.

Pada kesempatan yang sama, Manajer PMU Program 5000 Doktor mengamini apa yang disampaikan Dirjen Pendis dan Direktur PTKI. Yeni menuturkan bahwa dalam rapat koordinasi ini, banyak Rektor/ Ketua PTKIN yang menyampaikan bahwa adanya integrasi data dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk kepentingan manajemen tenaga kependidikan atau dosen, tetapi juga akan memudahkan PTKI dalam meningkatkan mutu dan layanan PTKI secara keseluruhan. Untuk itu, para Rektor/ Ketua PTKIN dan Kementerian Agama melalui pengelola beasiswa 5000 doktor Luar Negeri menyepakati bahwa sinergi yang menghasilkan kerja kolaborasi harus terus ditingkatkan agar dapat mensuksesan program beasiswa 5000 doktor luar negeri yang lebih tepat sasaran.

Turut hadir dalam rapat koordinasi ini antara lain para Koordinator dan seluruh tim PMU Program 5000 Doktor Luar Negeri, ucap Amiruddin Kuba, selaku PIC kegiatan ini.


oleh Subdit Kelembagaan & Kerjasama | Edisi Tanggal: 04/09/2019 Jam: 10:39:58 | dilihat: 445 kali

Berita Terkait