Prof. Suwito: Dosen PTAI Jangan Hanya Jago Kandang

Jakarta (30/08/2013) di sela-sela Sidang Karya Ilmiah dan Guru besar Tahap II, Prof. Suwito, salah satu tim pakar sekaligus penilai karya ilmiah berkas calon guru besar menyarankan agar para dosen PTAI tidak hanya jago kandang, dengan hanya menulis jurnal di institusinya sendiri dan menerbitkan buku di penerbit miliknya sendiri.

“Seharusnya mereka menulis naskah tidak di jurnalnya sendiri, tetapi di institusi luar yang tidak terikat secara langsung dengan tempat tugasnya. “ demikian ungkapnya.

Selain itu, Prof Suwito menyarankan agar dosen PTAI menulis jurnal tidak sembarangan menulis. Mereka harus memperhatikan kaidah penulisan, harus menulis dengan mencantumkan referensi yang jelas dan terbarukan dan referensinya ditulis oleh penulis yang otoritatif dan diutamakan merujuk kepada jurnal terbaru dan berkualitas.

Secara filosofis, saran Prof Suwito adalah untuk menciptakan kaukus keilmuan secara objektif dan terbuka.

“Mereka harus bisa menjadi dosen yang kompeten dan bisa berlomba-lomba dalam iklim keilmuan yang lebih baik. Intinya, fastabiq al-khairat harus dilakukan disemua lini, bahkan untuk syarat pengajuan berkas guru besar sekalipun, mereka harus membuktikan kemampuan menulisnya di institusi lain.” Imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI sedang melakukan Sidang penilaian Karya Ilmiah Guru besar Tahap II di Sofyan Hotel Betawi dan Prof Suwito hadir sebagai salah satu tim penilainya. (Rafiq)

bajar musica gratis mp3


oleh Subdit Ketenagaan | Edisi Tanggal: 30/08/2013 Jam: 14:14:08 | dilihat: 2246 kali

Berita Terkait