Butuh “Gula” untuk Percepatan Integrasi PDPT

Diktis, Semarang (01/11) , itulah perumpamaan yang disampaikan oleh Mulyono, Kepala Bagian Sistem Informasi dan Pelaporan Dikti Kemendikbud pada saat menyampaikan materi pada acara Workshop P PDPT dalam rangka Percepatan Integrasi data PTAI pada sistem PDPT.

“Percepatan Integrasi ini membutuhkan “gula” sebagai pemanis sehingga akan dicari oleh banyak ‘semut’ sama halnya dengan percepatan PDPT ini,” urai Mulyono mengawali penyampaian materinya. “Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan aturan bahwa setiap perguruan tinggi wajib melakukan pelaporan melalui PDPT minimal 90% data sudah terkirim dengan rapi, dan jika tidak maka akan berpengaruh pada seluruh pelayanan termasuk pengurusan sertifikasi dosen,” tambahnya dengan meyakinkan.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jum’at-Minggu, 01-03 November 2013, bertempat di semarang. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Anis Masykhur, MA (Kasi Kelembagaan Diktis), Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag (Rektor IAIN Walisongo), Dr. Achmad Syahid, MA (LPM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ) dan Tim PDPT Diktis.

Kegiatan ini di hadiri oleh 41 PTAIN yang terdiri dari STAIN dan IAIN. PTAIN yang tidak menghadiri pertemuan ini antara lain STAIN Pare-Pare, STAIN Sorong, STAIN Tulung Agung, STAIN Watampone, STAIN Gajahputih Takengon dan IAIN Cirebon. Workshop ini dilaksanakan dalam rangka percepatan integrasi data PTAI pada sistem PDPT difasilitasi penyelenggaraannya oleh UPT Pusat Informasi dan Teknologi IAIN Walisongo Semarang yang bertujuan sebagai wahana sosialisasi di lingkungan IAIN dan konsolidasi tim PDPT seluruh PTAIN.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Walisongo Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag. “Ini adalah momentum yang mahal dan berharga. PDPT ini yang akan menjadi nyawa bagi Perguruan Tinggi masing-masing dan kami berharap saat bapak-ibu sekalian kembali sudah tidak ada permasalahan yang dihadapi,” ujarnya pada saat memberikan sambutan.

Menurut Anis Masykhur, selaku ‘korlap’ PDPT Diktis bahwa Kemenag berkomitmen untuk memberikan pelayan terhadap PTAI berdasarkan PDPT termasuk akses pemberian bantuan. Kebijakan ini telah direspon baik oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam yang telah mengirimkan SE tentang percepatan integrasi PDPT kepada seluruh PTAI sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang 12 tahun 2012 pasal 56 bahwa setiap Penyelenggara Perguruan Tinggi wajib menyampaikan data dan informasi penyelenggaraan Perguruan Tinggi serta memastikan kebenaran dan ketepatannya. ***4L1F***


oleh Subdit Kelembagaan & Kerjasama | Edisi Tanggal: 04/11/2013 Jam: 10:33:52 | dilihat: 940 kali

Berita Terkait