Menteri Agama Suryadharma Ali: "Indonesia Pusat Pembangunan Peradaban Baru Islam"

Lombok, Indonesia—Dalam pengembangan kajian keilmuan Islam di Perguruan Tinggi Agama, kita harus bisa menegaskan perbedaan prodi-prodi umum yang dikembangkan di Universitas Islam Negeri dengan Universitas Umum. Harus ada bedanya Fakultas Sosiologi dan Kedokteran yang ada di UIN dengan yang ada di Perguruan Tinggi Umum. Demikian dikatakan Menteri Agama Republik Indonesia, H. Suryadharma Ali dalam pidatonya ketika membuka Annual International Conference on Islamic Studies XIII di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia pada Senin (18/11) malam lalu.

Menag menambahkan, Indonesia sesungguhnya memenuhi syarat sebagai Pusat Pembangunan Peradaban Baru Islam. Sebab, Indonesia punya daya tarik dalam kajian Islam yang tidak kalah dibanding dengan Timur Tengah. Main-stream Islam Indonesia adalah moderasi dan demokratis. Ditambah lagi dengan kondisi pendidikan Islam Indonesia yang mengalami perkembangan yang cukup pesat belakangan ini. Ini ditandai dengan geliat dan upaya yang sungguh-sungguh untuk mendorong transformasi dari STAIN menjadi IAIN, dan IAIN alih-status ke UIN (ar).

"The Santosa Villas & Resort in Lombok, Indonesia"

-Dari lokasi AICIS-


oleh Subdit Akademik | Edisi Tanggal: 20/11/2013 Jam: 18:41:19 | dilihat: 919 kali

Berita Terkait