Soal UKA Selesai Disusun Tim Pokja Sertifikasi Akhir Juni 2013

Bogor (28/6)—Direktur Pendidikan Tinggi Islam Prof. Dr. Dede Rosyada, MA. memastikan soal Ujian Kompetensi Awal (UKA) akan selesai pada akhir bulan Juni 2013 ini. Adapun pelaksanaan UKA sendiri diharapkan bisa dilaksanakan pada bulan Ramadhan mendatang. “Hasil pelaksanaan UKA harus bisa memetakan kompetensi potensi guru, dari segi konten maupun paedagogik, sehingga kita dapat memberikan treatment sesuai dengan kebutuhannya,” katanya pada acara pembukaan Penyusunan Soal UKA, Jumat 28 Juni, di Hotel Salak Bogor.

Kegiatan tersebut diikuti oleh tim penyusun soal UKA dari LPTK di lingkungan Kemenag RI sebanyak 24 orang yang terdiri dari UIN Jakarta, UIN Makasar, UIN Riau, UIN Jogjakarta, UIN Malang, UIN Bandung, IAIN Jambi, Iain Ar Raniry Aceh, IAIN Palembang, IAIN Medan, IAIN Mataram, IAIN Surabaya, IAIN Semarang, IAIN Padang, IAIN Lampung, IAIN Gorontalo, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Budha dan Ditjen Bimas Katolik.

Dijelaskan, soal UKA meliputi mata pelajaran Fikih, Alquran Hadis, Akidah Akhlaq, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Bahasa Arab, PGMI, PGRA, PAI, PAK, Pendidikan Agama (PA) Katolik, PA Hindu, dan PA Budha. Masing-masing mata pelajaran tersebut disusun sebanyak 95 soal yang meliputi 60 butir soal obyektif tentang konten mata pelajaran, 30 butir soal obyektif paedagogik dan 5 butir soal berbentuk essay tentang konten mata pelajaran.

Tim Pokja Sertifikasi Guru Kementerian Agama RI dalam waktu dekat merencanakan Rapat Koordinasi Pimpinan LPTK yang agendanya adalah penyerahan soal UKA , pembahasan pelaksanaan UKA, dan penyelarasan jadwal tahapan-tahapan sertifikasi guru antara Kementerian Agama RI dengan LPTK. Menurutnya, pelaksanaan program sertifikasi guru tahun 2013 sangat beresiko jika tidak ketat dalam penjadwalannya, padahal tahun mendatang sertifikasi guru ditargetkan selesai.

Dalam rangka pengumpulan, konsolidasi dan up dating data peserta sertifikasi guru 2013, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam melalui Pokja Sertifikasi Guru juga akan menyelenggarakan pelatihan untuk tenaga operator Aplikasi Sertfikiasi Guru (ASG). Sebagaimana diketahui ASG merupakan aplikasi yang digunakan secara nasional di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Melalui pelatihan operator ASG kita akan menyamakan persepsi pengelolaan dan pengolahan data sertifikasi guru. Jangan sampai hal teknis ini menjadi hambatan penerbitan Nomor registerasi Guru,” ujarnya. (Sumber: Tata Usaha Ditdiktis, Ajang/Atri)


oleh Ajang Pradita | Edisi Tanggal: 30/06/2013 Jam: 14:01:18 | dilihat: 1729 kali

Berita Terkait