Kemenag Serahkan 8 (delapan) SK PTKI Baru

(Jakarta-Diktis) Kementerian Agama menyerahkan SK pendirian perguruan tinggi keagamaan Islam baru sebanyak 7 (tujuh) dan satu perguruan tinggi perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut. Penyerahan SK dilakukan di Ruang OR lantai II Kementerian Agama RI, jumat, 12 februari 2016. Penyerahan SK dilakukan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam yang diwakili oleh Dr. Mastuki, M.Ag (Kasubdit Kelembagaan) dan Lelis Tsuroya, M.Si (Kasi Pembinaan Kelembagaan).

Pemberian ijin pendirian perguruan tinggi telah melalui proses yang cukup panjang, mulai pengajuan proposal, desk evaluation dan visitasi oleh assesor terhadap kelayakan dan kesiapan lembaga dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi, tegas Mastuki saat memberikan arahan. Selain kesiapan fisik kami juga melihat dari sisi geografis serta distingsi dan exelency terhadap program studi yang diusulkan, tambahnya.

Kami sangat mengapresiasi karena tahun ini ada beberapa usulan yang menurut kami sangat luar biasa dan bisa dikembangkan dari sisi akademiknya. Contohnya saat ini ada Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an, Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam dan Sekolah Tinggi Ilmu Fikih. Ini adalah bidang ilmu yang jarang sekali dipikirkan oleh masyarakat dan kami berharap dengan berdirinya sekolah tinggi ini mampu mengeksplorasi keilmuan yang ada. Jangan sampai STIQ hanya mampu menciptakan para hafidz qur’an saja karena itu sudah digarap oleh lembaga qur’an yang lain, harus lebih dari itu, tambah Mastuki.

Dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi Kementerian Agama melakukan beberapa hal diantaranya pendirian PTKI baru, penambahan program studi dan perubahan bentuk dari Sekolah tinggi menjadi institut dan institut menjadi universitas, papar Kasubdit Kelembagaan.

Sementara menurut Kasi Pembinaan Kelembagaan Lelis Tsuroya, M.Si menegaskan bahwa lembaga dalam hal ini yayasan harus benar-benar menjaga amanah SK yang telah diberikan dengan menjalankan seluruh aktifitas pendidikan sesuai dengan peraturan yang ada.

Setelah menerima SK yayasan diminta untuk segera mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut: menyiapkan perangkat sekolah tinggi, me-review kurukulum, up-grading SDM, sarana dan prasarana serta melakukan koordinasi dengan Kopertais setempat, jelas Lelis.

Berikut nama sekolah tinggi yang telah disetujui oleh kementerian Agama, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Lathifiyyah Sumatera Selatan, Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Tanggamus Lampung, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lingga Kepualauan Riau, Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam (STIBI) Syekh Jangkung Pati Jawa Tengah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari’ah Nahdlatul Ulama (STIES-NU) Bengkulu, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Simeulue Aceh, Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih (STIF) Syeikh Nawawi Tanara Banten, dan Perubahan bentuk STAI Ngawi menjadi IAI Ngawi Jawa Timur. (4L1eF)


oleh Subdit Kelembagaan & Kerjasama | Edisi Tanggal: 13/02/2016 Jam: 15:31:19 | dilihat: 2412 kali

Berita Terkait