Tim Litbang KPK Apresiasi Laporan Progress Penelitian

Diktis (6/6) - Progress penyusunan standar-standar dalam rangka penguatan akuntabilitas manajemen penelitian sebagai respon atas catatan Tim Libang KPK mendapatkan apresiasi. Bagi Niken, salah satu anggota Tim, menyatakan bahwa progress tersebut cukup maju. Ditetapkannya Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No. 1056 Tahun 2017 tentang Panduan Perencanaan, Pelaksanaan dan Pelaporan Penelitian pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, menggantikan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 4349 Tahun 2015 salah satu indikatornya.

Sebagaimana disampaikan dalam rapat koordinasi antara Tim Litbang KPK dengan Ditjen Pendidikan Islam pertengahan Maret yang lalu bahwa rencana aksi yang disusun adalah untuk menindaklanjuti 22 butir catatan hasil litbang KPK atas pola manajerial pendidikan Islam.

Ada dua butir rencana tindak lanjut bidang penelitian yakni perumusan standar-standar untuk penjaminan mutu hasil penelitian dan pembangunan aplikasi penelitian terintegrasi dengan data base seluruh perguruan tinggi.

Dua butir catatan tersebut muncul bersamaan dengan makin meningkatnya dana BOPTN setiap tahunnya, yang jumlah totalnya sampai tahun 2017 sudah melampaui 1 triliun. Hal ini sudah barang tentu juga berimplikasi pada besarnya dana BOPTN Penelitian.

Selain, tentang penelitian Tim Litbang juga menerima laporan perkembangan dari semua subdit yakni Sarana Prasarana, Ketenagaan dan Kelembagaan.

Dalam menyampaikan progresnya, Dr. Muhammad Zain, Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat juga menyampaikan progress di luar perubahan Keputusan Dirjen di atas. Pertama, naskah petunjuk pembentukan tim reviewer dan tata cara pelaksanaan penilaian penelitian pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. “Aplikasi untuk reviewer juga sudah seratus persen siap untuk mendukung pedoman tersebut,” lapor Zain menegaskan. Kedua, naskah pengelolaan BOPTN Penelitian pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Termasuk di dalam kesempatan tersebut juga dilaporkan bahwa daya dukung aplikasi saat ini sudah mencapai 70 persen. Ketiga, naskah Pencegahan Plagiarism pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Keempat, draft revisi PMA No. 55 Tahun 2014 tentang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Draft PMA tersebut kini telah masuk ke Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri. Namun pada pertemuan terakhir, masih ada tambahan-tambahan pasal yang tertinggal. “Ketiga dari empat naskah tersebut saat ini sudah berada di meja Sekretaris,” terang Zain lebih lanjut. (n15)


oleh Subdit Penelitian | Edisi Tanggal: 06/06/2017 Jam: 14:37:30 | dilihat: 826 kali

Berita Terkait