Asosiasi Keilmuan Berperan dalam Memperkuat Distingsi PTKI

Bogor (Diktis) – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam melalui Sub Direktorat Pengembangan Akademik kembali gelar Workshop Asosiasi Keilmuan Tahap III, di Hotel Sahira Bogor (28-30/8).

Kegiatan ini berlangsung dengan pembahasan yang dapat memperkuat perguruan tinggi keagamaan islam (PTKI) melalui penyusunan standar keagamaan yang dapat mengantarkan pengelola PTKI dalam mewujudkan distingsi yang menarik publik.

Akan hal tersebut Kasubdit Pengembangan Akademik, Dr. Mamat S. Burhanuddin berpesan bahwa perlu segera adanya standar minimal keagamaan yang diterapkan.

“Diskusi (tahap III) ini menjadi pelengkap dan penuntas pembahasan standar keagamaan yang belum selesai pada diskusi sebelumnya. Hasil dari (standar keagamaan) ini akan segera di PMA-kan agar regulasi ini dapat segera diterjemahkan dan dikembangkan.” Kata Mamat

“Amanat selanjutnya yang perlu dikembangkan adalah tentang distingsi dan integrasi keilmuan yang berkembang di PTKI” sambung Mamat.

Peranan asosiasi keilmuan ini sangat besar kontribusinya dalam proses penyusunan standar keagamaan yang menjadi agenda besar pengembangan PTKI. Akan hal itu asosiasi keilmuan yang berasal dari berbagai lintas disiplin ilmu berembug dan membagi kelompoknya dengan format diskusi komisi dan pleno untuk membahas standar tersebut.

Standar keilmuan ini diperlukan karena ada kesenjangan kompetensi lulusan dalam bidang agama serta dapat menjadi tolak ukur keberhasilan mutu distingsi keagamaan tersebut. (dnt)


oleh Subdit Akademik | Edisi Tanggal: 30/08/2017 Jam: 20:23:14 | dilihat: 256 kali

Berita Terkait