Agus Sholeh: Pendirian PTKI Harus Membawa Kemaslahatan untuk Umat dan Bangsa

Jakarta (Diktis) – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali menyerahkan surat keputusan tentang ijin pendirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta baru. Serah terima dilaksanakan pada Kamis, 12 Oktober 2017 di ruang sidang lantai II Kementerian Agama RI. Hadir dalam serah terima tersebut Drs. Agus Sholeh, M.Ed selaku Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama, Drs. Rudy Nuruddin Ambary, MA selaku Kasi Bina Kelembagaan PTKI-Swasta, perwakilan pimpinan Kopertais dan para ketua yayasan/lembaga selaku penerima SK.

Dalam sambutannya Agus Sholeh menyampaikan bahwa pendirian PTKI harus membawa kemaslahatan untuk umat dan bangsa. Jangan sampai hadirnya lembaga baru Bapak-Ibu sekalian malah menjadi fitnah. Lembaga harus saling menguatkan dengan lembaga lain disekitar jangan sampai bersinggungan, tambahnya.

“Dengan iringan doa, ini adalah awal dimulainya hidmat kita untuk keumatan, pada saat penyerahan SK ini kami titipkan doa semoga lembaga Bapak-Ibu sekalian mendapatkan marwah yang baik di mata masyarakat”, pintanya.

“Pemerintah pada prinsipnya memberikan kemudahan kepada para lembaga masyarakat yang akan mendirikan Perguruan Tinggi karena semua persyaratan sudah jelas sehingga para pengusul bisa melengkapi seluruh dokumen persyaratan dengan mudah”, jelas Agus.

Seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam swasta baru setelah menerima SK ijin pendirian harus segera melakukan persiapan Akreditasi agar tidak bermasalah dikemudian hari. “Lembaga agar segera membentuk perangkat/pengelola Perguruan Tinggi, me-Review kurikulum prodi secara distingtif, upgrading SDM (pendidik dan tenaga kependidikan), melengkapi sarana dan prasarana, melapor kepada Kopertais serta melengkapi pangkalan data perguruan tinggi (PD-DIKTI)”, pinta Rudi Nuruddin Ambari selaku Kasi Bina Kelembagaan PTKIS.

Lembaga/Yayasan yang mendapatkan ijin pendirian PTKIS baru adalah STIS Abu Zairi Bondowoso, STIQ Darussalam Lhokseumawe, STIES Mitra Karya Bekasi, IAI Sukabumi Jawa Barat, STIT NU Tunas Bangsa Banjarnegara, STIU Masjid Al-Akbar Surabaya, STIU Wadi Mubarak Bogor, STAI Sabilul Muttaqin Mojokerto, STAI Mulia Astuti, STIS Darul Falah Bondowoso dan perubahan STAI Nahdlatul Ulama Jakarta menjadi Fakultas Agama Islam pada Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Jakarta. (4L1P).


oleh Subdit Kelembagaan & Kerjasama | Edisi Tanggal: 16/10/2017 Jam: 08:45:18 | dilihat: 412 kali

Berita Terkait