Prof. Arskal Salim: PTKI Harus Menyiapkan Prodi Yang Dibutuhkan Generasi Milenial

Jakarta (DIktis) – Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam kembali menyerahkan 15 surat keputusan tentang pendirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta baru dan 1 SK Program Pascasarjana, Rabu 10 januari 2018 di ruang sidang Sekjen Kementerian Agama RI. Hadir dalam acara tersebut Prof. Dr. M. Arskal Salim GP (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam), Drs. Agus Sholeh, M.Ed (Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama), Zidal Huda, MH (Kasi Penjaminan Mutu PTKI) dan para pengelola Yayasan.

Dalam sambutannya Arskal Salim menyampaikan terimakasih kepada para pengelola Yayasan atas partisipasinya dalam berjuang mencerdaskan generasi bangsa melalui Pendidikan Tinggi. Kami sadar bahwa pemerintah belum mampu memenuhi seluruh kepentingan masyarakat untuk menikmati pendidikan dilevel Perguruan Tinggi. “Ini bukti keseriusan dari bapak/ibu sekalian dalam.menyelenggarakan Perguruan Tinggi, sabar menanti hingga turunnya SK pada hari ini” tegasnya.

“Kelola dan kembangkan Perguruan Tinggi ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku jangan hanya berhenti di sini, PTKI harus menyiapkan prodi-prodi yang dibutuhkan oleh generasi milenial” pintanya. Selamat berjuang dan berkontestasi semoga perguruan tinggi di bawah Bapak/Ibu sekalian sukses ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa”, tambahnya mengakhiri sambutan.

Menurut Agus Sholeh selaku Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama saat ini Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang berada di bawah naungan Kementerian Agama berjumlah 806 yang terdiri dari 56 PTKI Negeri dan 750 Swasta termasuk Fakultas Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum. “Jumlah ini akan terus bertambah selama belum adanya moratorium untuk pendirian PTKI baru. Program ini dilaksanakan dalam rangka pemerataan akses Pendidikan Tinggi khusunya di daerah-daerah yang belum terjangkau”, jelasnya.

Setelah menerima SK para pengelola PTKI baru diminta segera melakukan koordinasi dengan KOPERTAIS setempat, mereview kurikulum, menyiapkan perangkat pengelola, upgrading SDM (pendidik dan tenaga kependidikan) serta menyiapkan sarana dan prasarana.

(4L1P)


oleh Subdit Kelembagaan & Kerjasama | Edisi Tanggal: 11/01/2018 Jam: 07:56:39 | dilihat: 1058 kali

Berita Terkait