Dirjen Pendis: Penerimaan Mahasiswa Asing agar Melalui Jalur SPAN-UM PTKIN

Jakarta (Diktis) -- Panitia Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Tahun 2018 diminta menyiapkan model penerimaan mahasiswa asing melalui jalur SPAN-UM PTKIN.

“Sudah saatnya PTKIN menerima dan membuka diri untuk mahasiswa asing. Publikasi dan website PTKIN juga harus menggunakan bahasa asing untuk memudahkan calon mahasiswa asing mencari informasi dan mendaftar di PTKIN.” Arahan ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin ketika menyampaikan pengarahannya dalam FGD Peningkatan Mutu Pelaksanaan SPAN-UM PTKIN semalam.

Arahan ini sekaligus menjadi tonggak awal dan prioritas nasional Panitia SPAN-UM PTKIN periode 2018-2019 yang sebelumnya menerima mahasiswa asing melalui jalur mandiri dan hanya dilakukan oleh beberapa PTKIN saja. Dengan model penerimaan mahasiswa asing melalui jalur SPAN-UM PTKIN ini, maka seleksi prestasi akademik dapat dipantau secara maksimal dengan sebaran mahasiswa merata di setiap program studi dan perguruan tinggi.

Langkah awal yang harus dilakukan oleh Panitia SPAN-UM PTKIN adalah menyiapkan website dan aplikasi pendaftaran dalam bahasa asing sehingga dapat diakses oleh calon mahasiswa asing. Di tahun 2018 ini, Dirjen Pendis meminta PTKIN mulai menerima calon mahasiswa asing kisaran 3000 orang yang bisa disebar diseluruh PTKIN.

“Rektor tinggal mencari dan menyeleksi mahasiswanya, beri mereka (mahasiswa asing) beasiswa (UKT), biarkan Direktur PTKI memikirkan anggaran untuk living cost-nya.” Tegas Guru Besar UIN Alauddin Makassar.

Menurut Kamaruddin, kebijakan Pendis tentang konfigurasi mahasiswa asing untuk masuk di PTKIN melalui jalur SPAN UM PTKIN ini tentunya akan menciptakan rekognisi PTKIN sendiri di mata dunia internasional. (rfq/dnt)


oleh Subdit Akademik | Edisi Tanggal: 29/01/2018 Jam: 09:12:03 | dilihat: 651 kali

Berita Terkait