KEMENAG AKAN EVALUASI PRODI DI PTKI YANG BELUM TERAKREDITASI DAN MELAKUKAN PELANGGARAN

Bintaro (Diktis) --- Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Subdit Pengembangan Akademik akan melakukan evaluasi terhadap Prodi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam baik negeri maupun swasta yang terbukti tidak mengikuti peraturan.

Banyaknya Prodi yang tersebar di berbagai PTKI memerlukan instrument evaluasi dan kriteria yang jelas. Demi menegakkan aturan serta meningkatkan kualitas mutu akademik prodi tersebut.

Untuk merumuskan hal tersebut Dit. PTKI mengadakan Focus Group Discussion Evaluasi Akademik membahas evaluasi program studi yang belum terakreditasi.

Arskal Salim, Direktur Dit. PTKI yang hadir pada FGD Evaluasi Akademik di Bintaro (26-27/3) ini mengungkapkan perlunya peningkatan pemerataan layanan Perguruan Tinggi Islam yang berkualitas. “Kami berharap agar sebaran prodi yang terakreditasi A dan B semakin merata baik di PTKIN dan PTKIS serta mendorong dengan cepat prodi yang belum terakreditasi” Kata Arskal.

Akan hal tersebut, Arskal akan memikirkan penambahan dana hibah akreditasi agar meningkatkan kualitas mutu akademik perguruan tinggi islam. “Saya masih memikirkan apakah dana hibah akreditasi ini di taruh di subdit kelembagaan atau di subdit pengembangan akademik untuk akselerasi akreditasi” Tambah Arskal

Terkait akreditasi tentu tidak lepas dari pendataan prodi yang kadaluarsa, prodi yang bermasalah di PDPT, dan prodi yang tidak marketable. Hal tersebut menjadi perhatian bagi Dit. PTKI untuk melakukan evaluasi.

“Kami ingin mendapatkan masukan terkait konsep evaluasi baik pembinaan maupun sanksi” ucap Mamat Burhanuddin, Kasubdit Pengembangan Akademik dalam acara tersebut.

FGD Evaluasi akademik ini meyoroti pembinaan terhadap prodi yang belum terakreditasi, prodi kadalaursa, prodi yang terakreditasi C, prodi yang stagnan dan prodi yang turun peringkatnya. Selanjutnya terkait hal tersebut akan disusun SOP, menyusun instrument, pemetaan kondisi prodi, sosialisasi dan strategi implementasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Thib Raya, Prof. Dr. Azis Fahrurrozi, Dr. Suparto, Dr. Tholabi Kharlie dan beberapa narasumber lainnya. (Dinata)


oleh Subdit Akademik | Edisi Tanggal: 27/03/2018 Jam: 19:58:29 | dilihat: 518 kali

Berita Terkait