Prof. Dr. Dede Rosyada : “Pentingnya Dewan Pendidikan Tinggi Keagamaan”

Bogor (30/07) - Sebagai konsekuensi diterbitkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama RI harus segera membentuk Dewan Pendidikan Tinggi Keagamaan (DPTK).

Oleh sebab itu, Ditjen Pendidikan Islam, c.q. Direktorat Pendidikan Tinggi Islam menyelenggarakan persiapan penyusunan RPP tentang Perguruan Tinggi Keagamaan yang dikemas dalam Pertemuan Dewan Pendidikan Tinggi di Hotel Grand Ussu Cisarua Bogor pada tanggal 29 – 31 Juli 2013.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dewan Pakar, diantaranya: Prof. Dr. Azyumardi Azra, Prof. Dr. Amin Abdullah, Prof. Dr. Muhaimin, Prof. Dr. Azhar Arsyad, Prof. Dr. Fadhil Lubis, Prof. Dr. Sirozi, Djamhari, Ph.D, Imam Syaukani Dll.

Pertemuan ini menggagas dua hal, yakni (a) Pentingnya DPTK dan positioningnya sebagai Dewan Pertimbangan Perguruan Tinggi Keagamaan, dan (b) juga perlunya menyusun RPP tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan.

DPTK yang sedang digagas berfungsi sebagai advisory agency (memberi pertimbangan) kepada Menteri Agama, baik diminta ataupun tidak; controlling (dewan pengawas); supporting agency (memberi dukungan kebijakan Kemenag RI); dan Mediasi (terhadap isu-isu krusial yang sedang menghangat di masyarakat)

Organ DPTK tersebut direncanakan memiliki beberapa komisi, yakni :

(a) Komisi Pendidikan dan Pengajaran;

(b) Komisi Riset dan Kerjasama;

(c) Komisi Pengabdian Sosial;

(d) Komisi Etik.

Semoga dengan terbentuknya DPTK ini, Perguruan Tinggi Agama menjadi semakin maju dan Berjaya, Amin.

-mz_must-


oleh Subdit Akademik | Edisi Tanggal: 30/07/2013 Jam: 14:27:23 | dilihat: 659 kali

Berita Terkait