Kejar Target Kemenag Gelar Klinik Borang Akreditasi Perguruan Tinggi PTKIN

Jakarta – (Kemenag) Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag menggelar klinik borang Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) di Jakarta, 3-4 September 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan asistensi kepada PTKI Negeri yang masa akreditasinya akan habis pada tahun 2019/2020 serta akan melakukan submit borang APT melalui SAPTO sebelum tanggal 01 Oktober 2018 dengan instrumen lama. Bagi PTKI yang submit APT setelah 1 Oktober maka harus menggunakan instrumen baru dengan 9 kriteria yang telah ditetapkan oleh BAN PT.

“Kita telah memahami bahwa akreditasi merupakan salah satu instrumen yang sangat penting sekali dalam mengukur mutu dan kualitas perguruan tinggi kita”, tegas Kamaruddin saat memberikan arahan kepada para peserta dari Lembaga Penjaminan Mutu PTKIN.

Akreditasi adalah salah satu instrumen yang sering diidentikkan dengan mutu dan kualitas, meskipun ditempat lain akreditasi bukan lagi menadi isu yang strategis. “Dikalangan Perguruan Tinggi maju akreditasi sudah tidak lagi menjadi isu yang penting karena sudah dianggap secara otomatis berkorelasi dengan kondisi kelembagaan”, tegasnya.

Meskipun masih banyak kekurangan namun saya yakin bahwa kita mampu untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam akreditasi sebagai langkah untuk rekognisi kepada masyarakat terhadap Pergruuan Tinggi kita. "Saya akan memastikan kita bisa bersama-sama untuk memberikan afirmasi secara maksimal untuk melakukan langkah-langkah dalam proses akreditasi ini”, tegas Kamaruddin.

Sementara menurut Agus Sholeh Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama menyampaikan bahwa perlunya pertemuan antara pimpinan PTKI dan LPM bersama Menteri Agama untuk menegaskan penguatan mutu dan kualitas PTKI. “Kami berharap anggaran tahun 2019 seluruh PTKI sudah berorientasi kepada peningkatan mutu dan kualitas”, jelas Agus.

Lembaga yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 15 PTKIN UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Walisongo Semarang, UIN Imam Bonjol Padang, IAIN Curup, IAIN Surakarta, IAIN Pekalongan, IAIN Lhokseumawe, IAIN Syekh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, IAIN Fattahul Muluk Jayapura, IAIN Kudus, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, IAIN Palu dan STAIN Bengkalis”, jelas Zidal Huda Kasi Penjaminan Mutu PTKI. “Saat ini PTKIN yang telah terakreditasi APT dengan peringkat A sebanyak 3 lembaga, peringkat B sebanyak 35 lembaga, peringkat C sebanyak 12 lembaga dan belum terakreditasi sebanyak 8 lembaga, semoga dengan kegiatan ini seluruh PTKIN yang hadir bisa submit borang APT sesuai dengan deadline waktu dari BAN PT”, harap Zidal Huda.

Klinik APT dihadiri oleh para narasumber dari Asesor BAN PT yaitu Prof. Dr. Suwito, MA, Dr. Asy’aril Muhajir, M.Ag, Dr. Syamsul Hadi, M.Ag dan Dr. Deden Makbulloh, M.Ag.

Alip N


oleh Subdit Kelembagaan & Kerjasama | Edisi Tanggal: 06/09/2018 Jam: 19:12:48 | dilihat: 515 kali

Berita Terkait