“Pentingnya Akuntabilitas Pelaporan Bantuan PTAIS”

Bogor (31/07/2013) - Untuk memenuhi standar pendidikan berupa sarana prasarana yang merupakan bagian integral pendidikan, dalam hal ini Sarana Pendidikan Tinggi, maka diperlukan perencanaan dan strategi yang tepat sehingga bantuan tersebut tepat sesuai harapan.

Untuk membantu dan mendorong PTAIS dalam mengembangkan dan meningkatkan sarana pendidikan, baik secara kuantitas maupun kualitas, maka Subdit Sarana Prasarana memandang urgen menyelenggarakan kegiatan Koordinasi dan Kosnultasi Bantuan di Hotel Grand Ussu Cisarua Bogor pada tanggal 29 – 31 Juli 2013.

Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh Kopertais dan sebagian lembaga Pendidikan Tinggi penerima bantuan pada tahun 2012 yang lalu. Pada kesempatan ini Subdit Sarana Prasarana mengundang narasumber utama dari Biro Perencanaan, yang dihadiri langsung oleh Kepala Biro Perencanaan Kemenag RI, Drs. Syamsuddin, MM, dan Inspektorat Jenderal, dalam hal ini dihadiri Dr. H. Hilmi Muhammadiyah, M.Si.

Dalam sambutannya, Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, menyampaikan, “Bansos yang mengalir ke institusi swasta (red. PTAIS) harus didukung pelaporan yang akuntabilitas, sehingga mendapatkan hasil pemeriksaan yang baik”.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Perencanaan, Drs. Syamsuddin, MM, dalam makalahnya menyatakan, “Untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi penyaluran dana Belanja Bantuan Sosial, Kuasa PA harus menyusun laporan pertanggungjawaban”.

Penekanan yang tak kalah pentingnya dari Inspektur Wilayah II, Dr. H. Hilmi Muhammadiyah, M.Si, bahwa “Penetapan sasaran pengawasan didasarkan pada analisis resiko audit, yaitu satker atau program yang memiliki resiko tinggi menjadi prioritas pengawasan”.

Dalam paparan lain, Ia menyatakan, “Prioritas pengawasan Tahun 2013 diarahkan pada program pendidikan yang memiliki anggaran terbesar, perencanaan sbg sumber awal permasalahan satker, dan laporan keuangan”. (Fix)


oleh Subdit Sarpras & Kemahasiswaan | Edisi Tanggal: 31/07/2013 Jam: 14:31:40 | dilihat: 747 kali

Berita Terkait