Gelar KNKI III ASKOPIS Hadirkan Dakwah Moderasi

Palembang, 1-3 Oktober 2019 Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) kerjasama dengan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang akan menggelar event Seminar Internasional dan Konferensi Nasional Komunikasi Islam Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam-KNKI III ASKOPIS. Menurut Mohammad Zamroni, Ketua Umum DPP. ASKOPIS bahwa kegiatan ini merupakan event rutin yang diselenggrakan setiap tahun sekali sejak 2016. "KNKI kali mengambil tema besar “dakwah moderasi islam di era revolusi industri 4.0" dengan didasarkan kondisi bangsa Indonesia saat ini yang sedang diuji dengan keindonesiaannya.

Betapa tidak, berbagai ancaman dan rongrongan baik dari internal maupun eksternal terus berupaya merobohkan pertahanan bangsa ini. Mulai dari derasnya serangan invasi budaya barat yang mengikis budaya ketimuran kita, dan menjamurnya media massa dan sosial yang memberi dampak tersendiri bagi kehidupan masyarakat kita dalam penyebaran faham ekstrimisme, radikalisme, fundamentalisme, liberalisme dan juga anarkisme.

Bahkan berbagai upaya pemecah belah bangsa terus dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tidak menginginkan keutuhan bangsa Indonesia. Sistem agama, pendidikan, politik, sosial, dan budaya bangsa Indonesia juga mengalami guncangan luar biasa”, jelas Mohammad Zamroni. Dr. Najahan Musyafa’, MA. selaku Ketua Panitia Nasional kegiatan ini ketika dikonfirmasi menambahkan bahwa “dalam ranah agama, keindonesiaan kita juga terancam dengan maraknya mobilisasi simbol-simbol agama dalam media maupun gerakan-gerakan kelompok masyarakat yang menjurus pada radikalisasi. Sistem pendidikan nasional juga diwarnai dengan berbagai kasus kekerasan yang melibatkan oknum guru maupun anak didik. Dalam ranah politik, berbagai upaya dilakukan para politisi untuk meraih kekuasaan bahkan etika politik sudah tidak diindahkan. Sistem sosial masyarakat kita mengalami dehumanisasi dalam segala faktor yang mengarah pada konflik sosial di masyarakat. Dalam sistem budaya bangsa ini pun sudah tercabik-cabik dengan masuknya budaya asing melalui teknologi komunikasi yang canggih hampir dipastikan telah menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Tantangan moderasi Islam di Indonesia ke depan, tampak dari maraknya gerakan salafi ideologi/aliran; salafi politik; dan Jihadis. Meskipun demikian peluang moderasi Islam di Indonesia ke depan juga cukup besar, misalnya, redesain kurikulum (non dikotomi) di Ponpes, Madrasah, bahkan Perguruan Tinggi’, terangnya. Berbagai rangkaian kegiatan besar ini telah dipersiapkan panitia antara lain Seminar Internasional, Call for Paper, Workshop Nasional Penulisan Jurnal Ilmiah Internasional dan Pengelolaan Ejurnal Berbasis OJS, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP dan DPD se-Indonesia, Lokakarya Penguatan Kelembagaan ASKOPIS menuju Lembaga Sertifikasi Profesi, Temu Pimpinan Fakultas FDK/FAI/FUAD dan Prodi KPI se-Indonesia, Temu Guru Besar Dakwah dan Komunikasi/KPI, Temu Pengelola Jurnal KPI se-Indonesia, Penandatanganan MoU Askopis dengan Prodi KPI, dan Jurnal Prodi KPI, Musda&Pelantikan DPD ASKOPIS, Bedah Buku Karya Anggota Askopis, Wellcome Dinner dengan Gubernur, Jalan Sehat KNKI, dan City Tour. Diharapkan hadir dalam Koneferensi itu Prof. Drs. HM. Sirozy, M.A.,Ph.D. (Rektor UIN Raden Fatah Palembang) sebagai keynote speaker, para narasumber Prof. Dr. Wan Zailan Kamaruddin Bin Wan Ali (University of Malaysia-UM), Prof. Dr. Sohirin Mohammad Solihin (International Islamic University of Malaysia-IIUM), Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A (Ketua DPD ASKOPIS Propinsi NTB-Dosen UIN Mataram NTB), DR. Dwiwahyu Sasongko (Ketua Majelis Akreditasi BAN-PT), Dr. Kunjung Masehat (Ketua BNSP), Tatang Muttaqin, Ph.D. (Direktur Aparatur Negara BAPPENAS, Anggota James Coleman Assoiciations, The Netherlands, Author Q1 Scopus), Dr. Uwes Fatoni, M.Ag. (Ketua Relawan Jurnal Indonesia-JRI, Pimpinan Redaksi Jurnal ASKOPIS&Dosen Prodi KPI FDK UIN Sunan Gunung Djati Bandung, DPP. ASKOPIS), Warto, M.Kom. (Pimred Jurnal Komunika&Dosen Prodi KPI IAIN Purwokerto, DPP. ASKOPIS, Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si (Analisis Komunikasi Politik-Dewan Pertimbangan DPP.ASKOPIS dan Dosen Komunikasi Politik UIN Jakarta), dan Dr. Armawati Arbi, M.Si. (DPP. ASKOPIS-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Kegiatan ini pun akan dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, peneliti, pegiat media, instansi pemerintah, lsm, tokoh masyarakat, dan publik.


oleh Akrom Abdullah | Edisi Tanggal: 06/09/2019 Jam: 16:09:04 | dilihat: 151 kali

Berita Terkait