“Efek Domino” PD Dikti

Salatiga, (10/10) – “Pangkalan Data Pendidikan Tinggi membawa efek pada implementasi program lain seperti implementasi Sistem Informasi Pengembangan Karir Dosen—disebut SIPKD,” kata Prof. Dr. Dede Rosyada Direktur pada saat menyampaikan kebijakan Kementerian berkenaan dengan PDPT di hadapan peserta yang terdiri dari pimpinan PTKI Negeri, Operator Data dan pejabat pada Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha di aula Hotel lAras Asri Salatiga. PDPT kini telah berubah akronimnya menjadi PD-Dikti. Menurutnya, penerapan SIPKD baru efektif jika pelaporan PD Dikti sudah tuntas. Direktur juga menegaskan bahwa PD Dikti sebagai amanat dari UU No. 12 Tahun 2012 merupakan salah satu instrumen penjaminan mutu.

Hal senada juga ditegaskan oleh Mastuki bahwa mengelola data secara serius melalui laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi merupakan salah satu langkah terlaksananya penjaminan mutu. Jika Sistem Penjamin an Mutu Internal dan PD-Dikti sudah berjalan, maka Sistem Penjaminan Mutu Eksternal tidak akan banyak masalah.

Direktorat Diktis menunjuk STAIN Salatiga sebagai tuan rumah pertemuan ini karena prestasinya yang patut diikuti yang lainnya. Maka dari itu, sebagai tuan rumah, Ketua STAIN Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. rasa bangganya dengan kinerja pengolah datanya. Kebanggaan itu juga disampaikan karena posisi STAIN Salatiga di rasa cukup strategis yang “mengklaim” memiliki 3 bandara, yakni Adi Sumarmo Solo, Ahmad Yani Semarang dan Adi Sucipto Jogjakarta. “Jika kota-kota yang lain hanya mempunyai satu bandara, Salatiga mempunyai tiga bandara sekaligus,” ujarnya bergurau. Pertemuan demi pertemuan dalam rangka penguatan dan pengembangan PD Dikti akan dilakukan secara terus menerus. Menurut informasi, pada akhir semester tahun ini rencana akan ditempatkan di UIN Sunan Kalijaga. (Humas)


oleh anis masykhur | Edisi Tanggal: 14/10/2014 Jam: 12:47:01 | dilihat: 1941 kali

Berita Terkait