Sekjend Dorong LPTK Tingkatkan Mutu Tata Kelola dan Lulusan PPG

Terhitung sejak Maret 2022, Kementerian Agama telah melaksanakan Batch-1 Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab). Ada sebanyak 9 ribu guru yang terdiri dari guru madrasah dan guru PAI di sekolah.


(Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali)

Bandung, Diktis - Terhitung sejak Maret 2022, Kementerian Agama telah melaksanakan Batch-1 Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab). Ada sebanyak 9 ribu guru yang terdiri dari guru madrasah dan guru PAI di sekolah.

Pada tahun 2022 ini, Kementerian Agama menargetkan ada tiga batch, Batch-2 akan dimulai pada bulan Juli dan disusul Batch-3 pada bulan Agustus 2022. Adapun total jumlah guru yang ditargetkan menjadi peserta PPG di tahun 2022 ini yakni sebanyak 27 ribu guru.

Menyikapi banyaknya jumlah guru profesional yang dihasilkan LPTK setiap tahunnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali menekankan pentingnya LPTK untuk melakukan upaya peningkatan mutu tata kelola supaya lulusan yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang diharapkan. Salah satunya, kata dia, dengan menerapkan prinsip total quality management dalam tata kelola LPTK.

“Total quality management ini ditandai dengan tata kelola yang berorientasi pada mutu, kepuasan pelanggan, dan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya di hadapan Panitia Nasional PPG Kementerian Agama dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pannas PPG yang diselenggarakan pada tanggal 12 – 14 April 2022 di Bandung.

Lebih lanjut Nizar menyoroti performance para guru yang telah dinyatakan lulus PPG. Menurutnya, LPTK harusnya melakukan tracer study untuk memotret kinerja guru-guru tersebut di sekolah asal mereka.

“Tracer study ini merupakan bagian dari penerapan total quality management¸ yakni mengukur sejauh mana kepuasan pelanggan berdasarkan kompetensi guru professional yang kita hasilkan,” ujarnya.

Nizar Ali yang juga Profesor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menegaskan, melalui potret kinerja guru professional tersebut, maka LPTK akan mampu melakukan refleksi guna perbaikan berkelanjutan terhadap program PPG secara nasional.

Sebagai informasi, kegiatan ini selain dihadiri Panitia Nasional PPG Kementerian Agama dari unsur Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, yakni Direktorat Diktis, Direktorat GTK Madrasah, dan Direktorat PAI, juga dihadiri perwakilan dari Bimas Kristen yakni IAIKN Ambon, Bimas Hindu diwakili STABN Sriwijaya, BImas Hindu diwakili UHDN Bali, dan Bimas Katolik.

oleh admin diktis | Edisi Tanggal: 15-04-2022 Jam: 06:42:51 | dilihat: 222 kali