Wujudkan Profil Ideal Pemimpin Muda PTKI

DEMA FSEI IAIN Syekh Nurjati Gelar DIKLATPIM Dasar Pertama di Indonesia


(Peserta Diklatpimda DEMA FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon)

CIREBON - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (DEMA FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan rintisan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (Diklatpimda) Mahasiswa bertajuk Projek Diklat Organisasi.

Kegiatan Diklatpimda merupakan bagian dari upaya melaksanakan mandat Kementerian Agama RI melalui Direktorat PTKI, tentang standarisasi program kaderisasi pemimpin Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Seperti diketahui bersama bahwa melalui SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7252 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Kemenag serius untuk melakukan redesain model kaderisasi yang adaptif terhadap laju perkembangan global.

Mohammad Andi Hakim, salah satu perumus modul Diklatpim mahasiswa yang juga pemateri pada kegiatan tersebut menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi yang pertama dilakukan di lingkungan PTKI.

Menurutnya, meskipun baru rintisan dan masih perlu banyak penyesuaian, terbukti diklat ini berjalan dengan baik dan ketat. “Ini menjadi capaian penting, karena peserta digembleng tidak hanya soal penguatan intelektualitas, melainkan pada pembangunan karakter dan idealisme” Ungkap Andi yang juga dosen IAIN Syekh Nurjati

Hal ini disambut dengan optimisme oleh Ketua DEMA FSEI Denis Julvana Zidan yang menuturkan bahwa pihaknya konsisten untuk melakukan regenerasi pemimpin dengan model diklat kepemimpinan. Menurutnya, kegiatan ini diikuti oleh delegasi dari seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Semester II dan IV yang berlangsung dengan pemadatan materi selama 2 hari, yakni pada hari Kamis - Jum'at tanggal 23 - 24 Juni 2022 secara luring bertempat di gedung SBSN FSEI. “Utusan Ormawa yang kami pilih adalah 100 aktivis hebat dan berprestasi yang disiapkan sebagai penerus kepemimpinan mahasiswa FSEI mendatang” Harap Zidan

Pada kesempatan berbeda, Dody Dahwana selaku Kasubag Kemahasiswaan IAIN Syekh Nurjati menuturkan bahwa dalam kegiatan ini berupa ragam materi disajikan dalam mewujudkan profil pemimpin ideal yang cakap perasaan, pemikiran hingga laku perbuatan.

"Hal ini penting sebagai bekal untuk melanjutkan estafet peran-peran membangun peradaban bangsa. Kampus sejatinya dan memang sudah nyata peran serta nya menjadi bagian penting dari kerja-kerja reformasi hingga revolusi” Tambahnya.

Testimoni juga diberikan oleh Wakil Dekan III FTIK UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Ali Muhatrom yang menganggap kegiatan ini sangat penting dan menjadi inspirasi bagi PTKI lainya.

Menurutnya yang juga salah satu perumus modul Diklatpim bahwa Diklatpim merupakan sarana peningkatan mutu, pengetahuan, dan ilmu berorganisasi. Hal ini dikuatkan pula melalui testimoni Abdullah Ibnu Thalhah yang mengungkapkan pentingnya sosialisasi program implementasi modul Diklatpim agar bisa dilaksanakan oleh semua PTKI.

“Diklatpim mampu menghadirkan suasana keilmuan bagi para pengurus ORMAWA agar mampu memahami model manajemen organisasi yang baik dan berkualitas, serta dapat menjadi bekal ilmu untuk terjun dikehidupan bermasyarakat” Ungkap Thalhah, Seniman Nasional dan Dosen UIN Walisongo.

Berlian, salah satu peserta kegiatan Diklat berharap melalui kegiatan ini, para pengurus ORMAWA Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Periode 2022 - 2023 dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan visi misi organisasi, juga dapat lebih amanah dalam mengemban tanggung jawab dalam berorganisasi khususnya di internal kampus maupun diluar.

“Ini merupakan kebanggaan pula bagi kami, menjadi bagian dari kegiatan yang penting dan sarat manfaat ini. Harapanya, kami dapat menjadi aktor perubahan yang memberi kontribusi bagi kemajuan Ibu pertiwi,” Pungkasnya. (AH/SDJ)


oleh publikasi | Edisi Tanggal: 24-06-2022 Jam: 06:10:44 | dilihat: 333 kali